Catatan Pribadi

Ketika Negara Kita Titik Titik


Ketika negera ini di jejali oleh  situasi dan issue politik yang kurang kondusif dengan sejuta persoalan yang tak kunjung selesai, negara – negara maju terus konsen memajukan rakyatnya terutama bidang – bidang yang di anggap penting salah satunya adalah dunia pertanian berbasis organic, seperti yang di lakukan oleh ecological farmers association (efao) of ontario yang berpusat ontario, sebuah provinsi dengan penduduk terbesar kedua di Kanada dengan Ibu Kota Toronto. Berdiri sejak tahun 1979 dengan tujuan mempromosikan kemajuan dan pemahaman pertanian berbasis ekologis, yang di jalankan oleh petani melalui berbagai pelatihan, tukar pengetahuan antar petani sehingga keseimbangan lingkungan dan dunia pertanian tetap terjaga dengan baik. Penelitian – penelitian tentang pertanian berbasis ekologis terus di lakukan dari tahun – ke tahun baik oleh para ahli maupun para petani sendiri kemudian hasilnya di sharing ke seluruh petani, betapa konsep berbagi untuk kemajuan bersama – sama benar – benar mereka terapkan.



Wawasan dan pengetahuan terus - menerus di berikan kepada petani yang menjadi bagian dari efao misalnya pengetahuan tentang manajemen dan kesehatan  tanah, bagaimana membuat pupuk sendiri, system panen dan kegiatan pertanian lainya serta pemasaran produk petani.  Jika di lihat dari penyelenggaraan event – event sungguh sangat berbeda dengan Indonesia sebagai negara agraris dimana event – event dunia pertanian sangat sering mereka selenggarakan sebagai wujud dukungan yang diberikan kepada petani. Event – event ini juga di dukung serta melibatkan berbagai pihak. 



Program terbaru tahun 2016 yang dilakukan oleh EFAO adalah penelitian yang di lakukan oleh petani sendiri dengan dukungan dari Ontario Trillium Foundation. Program ini akan memanfaatkan kreativitas yang di miliki oleh petani sendiri guna mendukung inovasi pertanian berbasis ekologis. Jika ingin mengetahui lebih detil bagaimana dunia pertanian di ontario dapat mengunjungi situsnya  https://efao.ca/


Share:

Perusahaan Hortikultura Terbesar Inggris, Berawal dari Belakang Rumah

Dimulai pada tahun 1895, Thompson & Morgan tumbuh menjadi salah satu perusahaan terbesar dan tertua di Inggris yang telah memenangi berbagai penghargaan. Inggris memiliki sejarah hortikultura yang kaya, banyak orang Inggris yang telah memberikan nama tanaman sehingga menjadi inspirasi dalam dunia hortikultura, salah satunya adalah Thompson & Morgan yang terus  mempertahankan  identitas dan reputasi serta berinovasi dalam dunia hortikultura.
Perusahaan hortikultura Thompson & Morgan ini di awali dari taman kecil di belakang rumah toko roti di Tavern Street Inggris oleh Thompson si anak tukang roti. Sambil membantu orang tuanya dia belajar botani dengan sungguh – sungguh. Dari kebun di belakang rumah kemudian pindah ke Ipswich, Suffolk, Inggris ke pembibitan yang lebih besar. Akhirnya ada tiga pembibitan Thompson di kota dan William mulai menerbitkan majalah yang disebut 'The English Flower Garden'.

Pada tahun 1855 Katalog pertamanya diproduksi dan ini menjadi cikal bakal hingga hari ini. William Thompson khusus memproduksi tanaman langka dan tidak biasa, benih yang dikirim dari berbagai negara di luar negeri. Ini membawanya semangat petualangan. Kemudian dia berkenalan dengan seorang ilmuan besar seperti Sir Joseph Hooker, Sir Michael Foster dan Charles Darwin. Sebagai salah satu plantsmen paling terkemuka di zamannya dalam meningkatkan tanaman dari Amerika Serikat Barat, pada tahun 1876 Majalah Botanical Curtis didedikasikan kepadanya. Perusahaan penggalangan benih diperluas oleh William Thompson dimana dia bermitra dengan John Morgan. Meskipun Morgan bukan  seorang ahli botani ia adalah seorang pengusaha yang cerdas dengan pengetahuan keuangan yang sehat dan ia mampu menawarkan sumber daya modal yang memungkinkan ekspansi perusahaan yang akan membiayai.

William Thompson meninggal pada tahun 1903 pada usia 80 tapi nama Thompson & Morgan tetap menjadi nama  perusahaan benih terbesar di Inggris yang terus memperkenalkan berbagai tanaman ke publik Inggris. Perusahaan ini kemudian di ambil oleh Morgan untuk sepuluh tahun kemudian hingga 1913 Joseph Sangster menjadi patnernya. Seorang  hortikulturis brilian dan administrator berbakat, setelah sebelumnya menjadi manajer Lissadell Gardens di Irlandia, Joseph menambahkan 4.000 nama di Thompson & Morgan katalog. Dia mengambil alih perusahaan sepenuhnya ketika, pada tahun 1921, John Morgan meninggal. Setelah sepuluh tahun lebih, sebuah situs di London Road di Ipswich dibeli dan dua tahun setelah itu Joseph bergabung di perusahaan dengan anaknya Murray. Murray mengikuti pelatihan hortikultura di Edinburgh serta memiliki pengalaman kerja di Slococks, Reputasi perusahaan terus berkembang sehingga dimana orang di seluruh dunia yang membutuhkan benih maka yang menjadi rujukan adalah katalog Thompson & Morgan.

Pada tahun 1939 Thompson & Morgan menjadi perusahaan terbatas dan ketika Joseph meninggal pada tahun 1952, Murray Sangster mengambil kendali. Ia kemudian bergabung dengan dua putranya, Keith dan Bruce, keduanya telah mengikuti pelatihan hortikultura. Pada tahun 1973 mereka memutuskan untuk memperluas pusat distribusi mereka untuk Poplar Lane, Ipswich dimana perusahaan masih beroperasi. Satu tahun kemudian, pada tahun 1974, Murray pensiun dan Keith dan Bruce Sangster mengambil alih pengelolaan apa yang menjadi salah satu perusahaan hortikultura yang paling progresif di dunia. Meninggalnya Murray pada tahun 1994, Keith dan Bruce menjadi pemilik tunggal perusahaan. Pada tahun 1982 Bruce menuju ekspansi perusahaan di Amerika Serikat setelah sebelumnya memiliki basis distribusi di Jackson, New Jersey. Pada tahun 1999, perusahaan ini menjadi bagian dari International Garden Products Inc, dari Boston, MA, USA. Pada bulan Mei 2002 Thompson & Morgan kembali ke kepemilikan pribadi mandiri.

Jika anda adalah salah satu orang yang menyukai tanaman dengan berbagai jenis, anda dapat menemukan berbagai jenis tanaman dan cara menamanya di situs Thompson & Morgan
Share:

Tanpa Mereka Ini Kita Akan Jadi Sampah Semuanya.

Kita semua akan jadi sampah dan tak mengenal budaya teknologi tanpa peran ketiga mereka ini, Mereka adalah para guru, para peneliti, dan para petani. Sehebat apapun kita di muka bumi ini dan sebanyak apapun harta yang kita miliki tidak akan pernah berarti jika mereka tidak ada. Hormatilah mereka, sayangi mereka dan doakanlah mereka meskipun mereka tidak pernah meminta untuk di doakan.

GURU, mereka adalah orang kedua yang paling banyak berjasa setelah orang tua kita, tak ada yang bisa kita lakukan hari ini, dan tak ada prestasi apapun bisa kita ukir hari ini jika mereka tidak ada. Terlepas dari apakah mereka pernah marah atau tidak karena atas kenakalan yang pernah kita lakukan. Seorang presiden sekalipun tidak akan pernah menjadi seorang presiden jika tidak melewati belaian dan kasih seorang guru serta didikanya. Dari mereka lah kita belajar, mengenal banyak hal, menjadi sukses, bisa berdiri dan berbicara di depan umum, menjadi pembisnis, ilmuan dan lain lain. Namun terkadang tak jarang di antara kita melupakanya begitu saja bahkan untuk berdoa padanya pun kita pelit. Jika anda orang hebat dan sering berbicara di depan podium di hadapan ribuan orang serta menjadi public figure itu tidak akan pernah terjadi tanpa guru. Lebih dari setengah abad negeri ini telah merdeka tapi sampai hari ini masih ada guru yang hidup di bawah garis kemiskinan, apalagi guru yang tinggal di daerah pedalaman berstatus sebagai guru honor, mengajar dengan jarak tempuh yang tidak tanggung tapi mereka tak pernah memasalahkan, keikhlasanya luar biasa, kebanggaanya tak terkata bila melihat muridnya sukses meski si murid tak pernah kembali menolehnya.

Fenomena kekinian telah banyak berubah dimana sebagian orang hari ini sudah tidak lagi mampu menghormati guru sebagai guru, memukul guru, menghina guru, tidak menghargai dan prilaku yang tidak bermoral lainya terhadap seorang guru. Betapa budaya telah bergeser di makan oleh waktu, perubahan zaman serta arus modernisasi yang tak terkendali. Tapi seorang  Guru seolah – olah tidak peduli terhadap masalah ini.  Setiap hari mereka melangkahkan kaki pergi menemui murid – muridnya dan mendambakan setiap muridnya untuk sukses. Tak jarang air mata guru menetes di pipinya karena rasa haru dan bangga ketika melihat anak didiknya sukses walau hanya melihatnya dari kejauhan. Apakah kita harus melupakanya? Semua berpulang ke pribadi masing – masing. Hal lain yang menyedihkan dari guru dan pendidikan hari inilah adanya keinginan segelintir para penguasa di berbagai daerah menggiring para guru ke dalam dunia politik kekuasaan, mereka di giring ke dalam system yang tidak baik untuk kepentingan kekuasaan padahal mereka yang berkuasa berasal dari didikan seorang guru tapi kenapa muridnya begitu tega terhadap gurunya dan begitukah balasan dan rasa terimakasih yang baik terhadap seorang guru dari muridnya. Kondisi yang terakhir ini memang tidak terjadi di seluruh daerah dan tidak bisa di buktikan secara hukum karena sifatnya politis.

Orang selanjutnya yang harus kita hormati dan hargai adalah petani. TIDAK ADA PETANI TIDAK ADA MAKANAN DAN PAKAIAN. Petani adalah orang yang sepantasnya yang harus kita hargai dan hormati dengan baik selain guru, negeri ini terkenal dengan negeri agragris namun menjadi petani seoalah – olah adalah pekerjaan terakhir, pekerjaan yang tidak mendapat apresiasi dan di pandang sebelah mata bahkan produk  - produk yang mereka hasilkan pun terkadang negara ini belum mampu mengharagai akibat kebijakan impor produk. Belum lagi kebijakan – kebijakan yang tak berpihak kepada para petani. Anda boleh merasa bangga, merasa hebat, akibat prestasi yang anda dapatkan tapi harus di ingat anda tidak akan pernah hebat, tidak akan pernah merasa bangga bahkan akan menjadi sampah dan tengkorak hidup jika petani tidak ada. Makanan yang anda beli hari ini yang begitu lezat tersaji dengan baik di meja anda dan menikamatinya bersama orang – orang yang anda cintai tidak akan pernah ada jika petani tidak ada, karena merekalah yang menanamnya, merawatnya hingga sampai ke tangan anda meski tidak jarang mereka menerima pembayaran yang tidak sepantasnya. Ribuan petani di negeri ini masih jauh dari kata sejahtera, mereka tetap sabar dan tidak pernah protes, hidup apa adanya bahkan lahan yang mereka garap pun terkadang di rampas oleh kelompok – kelompok tertentu di negeri ini dengan berbagai alasan.         
Siapa saja boleh berbangga hati memakai pakaian yang high class tapi pernahkah mereka sadari tanpa ada petani yang menanam bahan bakunya maka pakaian itu tidak akan pernah ada di pasaran. Lezatnya daging dan ikan di restoran mewah juga tidak akan pernah ada jika petani atau peternak yang memeliharanya. Nikmatnya segelas kopi di cafe – cafe dan hotel berbintang juga tidak akan pernah ada jika tidak di tanam oleh petani.  Lagi – lagi sudah lebih setengah abad negeri ini merdeka namun ribuan petani masih tak merasakan secara hakiki arti merdeka itu sendiri. Mengutip pepatah sudah jatuh ketimpa tangga tak jarang mereka alami, produk yang mereka tanam dengan susah payah ada saja orang yang tega memalsukan produknya seperti kasus beras palsu, telor palsu, daging palsu belum lagi kasus – kasus lain yang merugikan mereka.

PARA PENELITI/ILMUAN. Orang yang selanjutnya yang berjasa terhadap kita adalah para peneliti dan para ilmuan meskipun pekerjaan mereka di negeri ini belum begitu familiar di mata masyarakat. Siapa saja akan bangga jika memiliki emas sekarung, uang berkoper – koper karena dengan itu apa saja bisa di beli. Tapi pernah kah kita sadari bahwa apa yang kita beli di usahakan dengan susah payah dan bertahun – tahun oleh seseorang yaitu mereka yang menjadi peneliti dan para ilmuan. Anda boleh bangga memakai smartphone mewah, mobil mewah, punya rumah mewah, punya gedung mewah tapi apa yang anda beli merupakan hasil jerih payah para peneliti dan ilmuan bahkan tidak jarang para ilmuan itu tidak sempat menikmati apa yang di ciptakanya karena faktor usia. Adakah di antara kita hari ini memakai jantung cangkok, taukah kita siapa yang mengawali berapa tahun dia melakukan penelitian untuk itu, jangankan nasibnya, orang saja kita tidak pernah tau. Apakah anda pernah sakit kepala dan memakan obat sakit kepala tentu pernah, tapi kita tidak pernah tau siapa yang membuat obat itu dan berapa lama waktu yang ia dedikasikan untuk membantu kita meskipun dia mendapat bayaran. Ini merupakan salah satu contoh kecil atas dedikasi para peneliti dan ilmuan di muka bumi ini. Masih banyak contoh – contoh lain yang bisa di temukan bila para pembaca berminat untuk mengenalnya meski sebagian diantara mereka telah tiada.






Share:

Kulkas tanpa listrik, Ibu – Ibu Wajib Baca


Ini adalah kulkas paling hemat sedunia tanpa listrik bahkan bisa memperindah rumah anda, rumah anda di buat semakin nyaman gara – gara kulkas ini, tapi kulkas ini hanya khusus untuk menyimpan kebutuhan pokok tertentu. Ini adalah kulkas alami yang di berikan Sang Maha Pencipta Allah Swt kepada manusia tinggal manusianya berminat atau tidak. Kulkas ini juga menjamin kesehatan bahan pangan anda terutama untuk kebutuhan rumah tangga. Apa saja yang dapat disimpan dalam kulkas ini misalnya sayur – sayuran lainya dan tanaman buah bahkan anda tidak perlu lagi membelinya ke pasar bila sudah memiliki kulkas ini.

Bagaimana cara membuat kulkas ini, sangat – sangat sederhana bahkan sungguh sederhana dari apa yang anda bayangkan. Karena ini sebetulnya bukan kulkas tapi tanaman hidup yang di pajang di ruang kosong rumah anda misalnya teras rumah atau dinding rumah. Anda tinggal membeli pot tempel ke dinding, pot gantung, polybag, atau kotak kayu pallet sesuaikan saja dengan kondisi rumah anda, isikan pot – pot itu dengan tanah di campur dengan kompos atau bahan organik lainya agar apa yang anda tanam merupakan tanaman organik yang aman untuk di konsumsi oleh keluarga anda. Berikut ini adalah tanaman – tanaman yang bisa anda tanam di teras atau dinding rumah anda: Cabe, Bawang merah, Ketumbar, Tomat, Seledry , Serta jenis sayuran lainya. Selain rumah anda semakin cantik anda juga telah menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari – hari. Logicanya jika kebutuhan akan cabe rawet dalam satu hari dirumah anda setengah ons maka anda cukup menanam 7 batang cabe dalam polybag besar maka anda tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli cabe selama setahun dan cabe yang anda punya adalah organik bahkan dengan jumlah 7 batang cabe ini, anda masih berkesempatan untuk bersedekah dengan tetangga anda.


Tip selanjutnya adalah anda harus mencampur tanaman ini dengan tanaman jenis bunga karena bunga akan mengundang kumbang – kumbang, serangga dan kupu – kupu dimana hal ini sangat bermanfaat untuk tanaman yang anda tanam di sekililing rumah anda karena berfungsi sebagai pemangsa hama pada tanaman. Jenis bunganya juga harus bervariasi lebih banyak jenis tananam yang anda tanam maka lebih bagus dan lebih baik. Prinsipnya ada tanaman tertentu yang ditakuti oleh ulat – ulat pada tanaman lain. Ini adalah contoh - contohnya 













Share:

Bertani Secara Organik

Apa itu pertanian organik. Pertanian organik adalah pertanian cara nenek moyang kita bertani, bertani dengan cara terdahulu, bertani cara endatu. Bertani tanpa aplikasi atau penggunaan bahan kimia dalam bertani itulah pengertian singkat pertanian organik. Pertanian organik adalah system budidaya pertanian tanpa menggunakan bahan – bahan sintetis dalam bertani tapi hanya menggunakan bahan – bahan alami. Prinsip dasarnya adalah pertanian yang memperhatikan kesehatan, ekologi, dan perlindungan.

Prinsip kesehatan yaitu prinsip dimana budidaya di lakukan harus memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesehatan tanah, tanaman, hewan dan manusia itu sendiri sebagai suatu kesatuan yang saling berhubungan dari seluruh komponen. Pertanian organik juga harus memperhatikan keadilan baik antar manusia maupun dengan makhluk hidup lainya. Sehingga setiap petani yang melakukan budidaya secara organik sangat berhati – hati dalam melakukan budidaya misalnya tetap menjaga sumber mata air dari pencemaran dan erosi, karena ketika ini terjadi keseluruhan system akan terganggu. Menjaga dan melestarikan hewan – hewan liar seperti burung liar dan lain – lain merupakan bagian dari ciri khas pertanian organik karena kesemua ini saling ketergantungan satu sama lain jika ada satu system rusak atau terputus dalam siklusnya maka yang lain ikut rusak. Contohnya penggunaan bahan kimia yang dapat membunuh kupu – kupu dan kumbang – kumbang maka proses penyerbukan untuk tanaman akan terganggu dan kesehatan tanaman pun akan terganggu, berkurangnya jenis burung maka hama tanaman akan makin bertambah karena burung – burung berfungsi pemakan hama – hama pada tanaman dan seterusnya.

Di negara – negara eropa pertanian organik atau sustainbale organic farming telah menjadi satu trend kekinian dimana para petani sudah banyak menerapkan pertanian organik, para konsumen juga lebih banyak berburu produk organik karena aman dan bebas dari bahan kimia. Bahkan pasar – pasar untuk produk organik mereka pisahkan dengan pasar konvensional sehingga pembeli dengan mudah membedakan selain pemberian kode – kode pada produknya oleh badan sertifikasi yang di akui oleh uni eropa. Adapun aturan dan segala seuatunya tentang pertanian organik di uni eropa dapat di lihat di situs http://ec.europa.eu/agriculture/organic/

Apa saja dan bagaimana sebetulnya aturan atau mekanisme yang harus di ikuti dalam melakukan budidaya secara organic. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu perhatikan dalam budidaya pertanian organik: 
1.   Keanekaragaman hayati
Menjaga keanekaragaman hayati adalah salah satu ciri khas pertanian organik tidak seperti pertanian konventional yang lebih fokus pada produksi massal tanpa mempertimbangan keanekaragaman hayati. Menaman berbagai jenis tanaman pada satu lahan adalah bagian dari system bertani organik dimana hal ini berfungsi untuk mengundang berbagai jenis serangga yang bermanfaat bagi tanaman dan pemakan hama tanaman, daun daun yang telah membusuk dari berbagai tanaman akan menjadi pupuk dengan sendirinya tanpa harus di olah sehingga lingkungan tetap terjaga dengan baik dalam waktu yang lama

2.   System pengolahan tanah
Pengolahan tanah di lakukan secara manual misalnya dengan cangkol, parang atau mesin dan tanpa aplikasi bahan kimia karena penggunaan bahan kimia tidak hanya merusak lahan pertanian dimana tanaman itu di tanam melainkan bisa merusak system lain misalnya sungai karena air yang mengalir dari lahan pertanian yang mengaplikasikan bahan kimia menyebabkan ikan – ikan mati, sungai tercemar dan berbahaya bagi manusia dan tanaman itu sendiri.

3.   System penanganan gulma

Pengelolaan gulma secara organik bersifat menekan, bukan memberantas gulma, dengan meningkatkan kompetisi dan mendayagunakan sifat fitotoksik tanaman. Pertanian organik mengintegrasikan strategi budaya, biologi, mekanis, fisik, dan
kimiawi untuk mengelola gulma tanpa menggunakan herbisida
sintetik. Rotasi tanaman secara organik mencakup tanaman penutup yang menekan pertumbuhan gulma dan tanaman dengan siklus hidup yang tidak sama untuk menekan pertumbuhan gulma yang hanya menyerang jenis tanaman tertentu. Metode lainya adalah meningkatkan jumlah jenis tanaman tertentu untuk menekan gulma seperti mengatur kepadatan tanaman, mengatur jumlah varietas dan periode tanaman.

4.   Pemeliharaan hewan ternak
Hewan ternak  seperti kerbau, kambing, lembu dan lainya sangat bermanfaat untuk pertanian organik karena kotoran hewan ini dapat di manfaat untuk pupuk tanaman tapi harus di pastikan pula ternak yang di pelihara bukan ternak hasil rekayasa genetik dan pakan yang di berikan juga harus pakan alami bukan pakan buatan seperti pakan ternak perusahaan. Sementera ternak – ternak ini juga bisa di jual secara langsung maupun untuk produksi susu yang memiliki nilai ekonomis untuk petani. Bahkan bisa di manfaatkan untuk biogas.

5.   Keuntungan
Di negara – negara eropa petani organik memiliki keuntungan lebih dari pada petani konventional karena petani mendapatkan premium dari pembeli dalam berbagai bentuk misalnya dalam bentuk uang, pelatihan dan bantuan peralatan – peralatan. Sementara di Indonesia sendiri baru terjadi di beberapa daerah yang memiliki comodity tanaman organik serta di sertifikasi oleh badan sertifikasi International.

6.   Kualitas dan keamanan pangan  

Manfaat lain dari budidaya organik adalah soal kualitas dan keamanan pangan, dimana produk – produk organik sangat aman bagi manusia untuk di konsumsi tidak seperti makanan non organik yang menggunakan bahan kimia dalam proses budidayanya sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia meskipun dampak dan prosesnya dalam jangka panjang.


Share:

Kolaborasi Program KPM dan Community Development

Sebuah Tawaran dan Pemikiran

Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat atau kuliah praktek lapangan merupakan salah satu kegiatan akademik dari sebuah perguruan tinggi, dengan alasan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Biasanya pihak perguruan tinggi mengirimkan mahasiswanya  secara berkelompok ke daerah – daerah tertentu dengan misi – misi tertentu sesuai dengan bidang keilmuan yang di miliki oleh para mahasiswa. Secara garis besar adapun tujuan kuliah pengabdian masyarakat/kuliah praktek lapangan adalah :

1.  Salah satu upaya peningkatan kualitas lulusan dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuanya di tengah – tengah masyarakat sesuai dengan spesifikasinya masing – masing.

2. Mempersiapkan calon sarjana yang dapat menghayati dan memahami kompleksitas permasalahan di tengah – tengah masyarakat, dan memperluas cakrawala berpikir serta belajar menyelesaikan masalah sosial secara sistematis, objektif dan terpadu.

3. Belajar secara langsung tentang dinamika sosial kemasyarakatan yang berkembang di tengah – tengah masyarakat.

4. Membantu program pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan masyarakat di berbagai bidang serta berbagai tujuan lainya yang memiliki dampak positive bagi masyarakat.

Secara general tujuan kuliah pengabdian masyarakat ini sangat positive sehingga kelak para alumni sebuah perguruan tinggi bisa memahami kondisi masyarakat sesungguhnya apalagi misalnya ketika para sarjana tersebut kelak menjadi pejabat publik dimana hal ini sangat penting dalam mempengaruhi kebijakan publik untuk kepentingan masyarakat. Namu demikian kegiatan akademik ini sering terjadi tidak sesuai dengan harapan dan tujuan sebagaimana yang tertulis dalam kertas. Kegagalan ini di sebabkan oleh beberapa faktor misalnya mentalitas yang tidak siap, lemahnya motivasi, kekurangan pengetahuan umum dan lain – lain. Belum lagi masalah ketidaksesuaian disiplin ilmu yang di miliki dengan kenyataan yang di hadapi di lapangan. Contoh misalnya ada mahasiswa mengambil fokus pada teknik mesin namun ketika melakukan kuliah pengabdian masyarakat di hadapkan pada persoalan pertanian, lingkungan dan lain – lain yang harus dibantu, sementara disisi lain masyarakat tidak mau tau apa disiplin ilmu yang di miliki oleh seorang mahasiswa apalagi pada daerah – daerah atau kawasan desa – desa tertinggal. Ketika kondisi ini terjadi maka di sinilah seorang mahasiswa harus mampu melakukan improvisasi diri guna memenuhi keinginan masyarakat atau tuntutan kondisi di lapangan. Untuk melakukan improvisasi maka ada langkah atau syarat yang harus di miliki seorang mahasiswa sebelum melakukan kuliah pengabdian masyarakat atau kuliah praktek lapangan misalnya :


a.  Mentalitas. Mentalitas di sini tidak hanya berbicara soal keberanian, tetapi dalam arti yang seluas – luasnya seperti sikap, etika, cara pikir dan lain – lain.

b.    Motivasi dan totalitas. Bagaimana mungkin seseorang akan sukses menjalankan yang namanya kuliah pengabdian masyarakat atau kuliah praktek lapangan bila memiliki motivasi yang rendah atau tidak jelas serta tidak memiliki totalitas dalam melakukanya. Maka hasil akhirnya tidak lebih sekedar memenuhi tuntutan kampus belaka tanpa makna apapun.

c.     Pengetahuan. Seseorang dengan pengetahuan akademis yang baik belum tentu mampu atau sukses dalam menjalankan pengabdian di tengah – tengah masyarakat sehingga di butuhkan pengetahuan umum di luar disiplin keilmuan yang di milikinya misalnya pengetahuan tentang sosial kemasyarakatan yang harus di cari sendiri karena tidak akan pernah di pelajari di perguruan tinggi.

d. kebiasaan bergaul. Faktor ini juga menjadi salah satu penentu, seorang mahasiswa tidak akan sukses menjalankan misi di tengah masyarakat yang memiliki kompleksitas yang sosial yang tinggi jika sebelumya membatasi  diri untuk bergaul terutama ketika sedang aktif mengikuti perkuliahan. Kesalahan bergaul dengan komunitas tertentu yang memberi nilai negative dalam membangun mental juga akan menjadi masalah ketika berhadapan dengan komunitas masyarakat kecuali seseorang dengan tingkat filter berpikir yang tinggi dan kemampuan yang beradapatasi yang tinggi maka ini akan menjadi nilai tambah.

Ketika syarat – syarat di atas sudah di miliki oleh seorang mahasiswa maka hal ini akan menjadi modal utama dalam melakukan kegiatan kuliah pengabdian masyarakat. Namun perlu di ingat bahwa teory sering tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu bagaimana menginiasi agar kuliah pengabdian masyarakat atau kuliah praktek lapangan benar – benar sebagai sebuah proses pembelajaran bagi seorang mahasiswa dan bermanfaat bagi masyarakat maka seorang mahasiswa hendaknya memiliki pengetahuan dasar tentang community development sebagai sebuah trend pembangunan era kekinian guna mendapatkan inisiatif – inisiatif terutama untuk mahasiswa yang benar – benar ingin terjun ke dunia sosial kemasyarakatan terutama dalam pengembangan masyarakat yang berkelanjutan.


Sebagai ingatan bersama bahwa community development ini sangat penting untuk dipelajari bagi para mahasiswa yang ingin melakukan praktek kuliah pengabdian masyarakat atau praktek kuliah lapangan sehingga tujuan tri darma perguruan tinggi dapat tercapai sesuai harapan masing – masing.  Apa yang di maksud dengan community development dan bagaimana melakukanya serta bagaimana mengkolaborasikanya dengan kegiatan kuliah pengbadian masyarakat akan kita bahas secara ringkas satu per satu dan di harapkan tetap mencari tambahan referensi lain guna mendapatkan pemahaman yang lebih baik yang berdampak pada hasil dan pengetahuan yang lebih baik. Silakan klik link artikel dan video berikut satu persatu. 






Share:

Community Development

Pengertian
Merujuk pada  berbagai jurnal ilmiah dan artikel – artikel yang di tulis oleh para ahli atau akademisi dari berbagai lembaga pendidikan tinggi. Community Delepment atau Pengembangan masyarakat merupakan usaha bersama dan terencana untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia pada umumnya. Sedangkan Masyarakat adalah sebagai sebuah ‘tempat bersama’, yakni sebuah wilayah geografis yang sama yang memiliki kesamaan kepentingan berdasarkan kebudayaan dan indentitas.

Communtiy development sudah menjadi issue global yang lahir dari akibat gagalnya negara –negara dalam mensejahterakan rakyatnya. Dimana proses pembangunan sebelumya lebih banyak di rencanakan dari atas (Top Down)  yang tidak menghargai aspirasi dan potensi masyarakat paling bawah dalam melakukan kegiatan swadaya sesuai kebutuhan sebuah kelompok masyarakat dengan kata lain masyarakat tidak memiliki hak dalam merencanakan pembangunan di wilayahnya sendiri terlepas apakah pembangunan yang di lakukan sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat atau tidak. Dengan berkembangnya gagasan – gagasan dalam pembangunan dan peningkatakan kesejateraan masyarakat maka trend pembangunan top down telah berubah menjadi bottom up walaupun tidak semua rencana pengembangan/pembangunan.

Model pengembangan masyarakat bottom up  menuntut dan mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutuskan kebutuhan akan pembangunan di wilayahnya di mana masyarakat tersebut berada. Namun pemahaman akan partisipasi ini belum seluruh masyarakat memahaminya sehigga di butuhkan aktor dari luar terutama para pemikir muda guna mendorong masyarakat untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam memberi keputusan pembangunan bersama dalam berbagai aspek pembangunan baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya. Disinilah kolaborasi kegiatan kuliah pengabdian masyarakat dan penguatan community development sebagai bagian dari program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat dapat di padukan tanpa harus membawa program baru dari lembaga pendidikan tinggi masing – masing.

Beberapa hal yang sering di dorong oleh berbagai pihak serta menjadi bagian dari motivasi sebuah pengembangan dan penguatan masyarakat di laksanakan adalah:
1.         Kemiskinan. Salah satu cara mengatasi masalah kemiskinan adalah dengan mendorong sebuah kelompok masyarakat untuk mengembangkan sektor – sektor produktive yang mereka miliki. Apa saja potensi produktive yang mereka miliki tentu harus di kaji secara lebih detil menurut daerah dan potensi masing – masing. Ada banyak potensi di berbagai kelompok masyarakat di suatu daerah terkadang selama ini tidak tergali dengan baik meskipun memiliki nilai ekonomi, namun karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan sehingga potensi yang mereka miliki tidak tergali dan termanfaatkan dengan baik. Di sinilah di perlukan aktor dari luar untuk mendorongnya dengan catatan masyarakat setempat tetap sebagai pelaku utamanya bukan sebaliknya. Alangkah bagusnya ketika hal ini menjadi bagian dari agenda kuliah pengabdian masyarakat dengan aktor – aktor muda sebagai pendorong masyarakat suatu daerah untuk lebih mandiri.
2.         Selain sektor produktive dukungan terhadap sektor sosial juga menjadi bagian penting dalam pengembangan masyarakat, misalnya pendidikan, budaya dan lainya sehingga tatanan sosial kemasyarakatan tetap terjaga dan dapat berkembang dengan baik
3.         Pengembangan masyarakat ini harus di lakukan secara intergral dengan masyarakat sebagai pelaku utamanya, sedangkan peran aktor dari luar hanya sebagai pendorong serta tidak menciptakan ketergantungan kepada aktor, agar di kemudian hari tanpa aktor eksternal pun masyarakat di harapkan tetap dapat mandiri dalam melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan.

Berikut ini adalah model – model pengembanga masyarakat yang banyak di lakukan oleh berbagai pihak baik lembaga swasta non pemerintah maupun lembaga pemerintahan sendiri.
  1. Pengembangan masyarakat dengan aktor dari luar.
Pengembangan masyarakat dengan aktor dari luar ini merupakan model program yang telah di rencanakan oleh lembaga tertentu baik itu swasta maupun pemerintah. Di mana lembaga tersebut mengirimkan seorang petugas fasilitator dari luar masyarakat untuk melaksanakan program di tengah masyarakat dengan melibatkan masyarakat setempat. Biasanya program seperti ini di awali dari proses sosialiasi di tengah – tengah masyarakat tentang sebuah program yang akan di laksanakan di wilayah mereka. Tujuanya adalah agar masyarakat setempat mengetahui bahwa ada sebuah program yang akan di laksanakan di wilayah mereka. Tahap selanjutnya adalah konsultasi dengan berbagai pihak yang terkait di mulai dari lapisan masyarakat itu sendiri. Yang terakhir adalah pelaksanaan sebuah program. Model pengembangan seperti ini disebut dengan pengembangan system top down meskipun melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan programnya.

  1. Pengembangan bersama masyarakat.
Pengembangan bersama  masyarakat dengan aktor dari luar sebagai pendorong sebuah kelompok masyarakat atau di kenal dengan istilah pengembangan masyarakat berbasis partisipative dengan model bottom up ini dimana seorang fasilitator diberi tugas dan tanggungjawab untuk memfasilitasi proses pengembangan yang akan di lakukan. Fasilitator dan masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan program/project yang akan dilakukan bersama, dalam hal ini seorang fasilitator juga harus mendorong sebuah kelompok masyarakat untuk lebih di utamakan tingkat keaktifanya sedangkan peran fasilitator semakin hari semakin dikurangi guna menghindari ketergantungan masyarakat di kemudian hari terhadap seorang fasilitator. Tujuanya adalah agar kemandirian masyarakat setempat dapat terwujud serta mampu menangani setiap permasalahan yang di hadapinya. Model pengembangan masyarakat seperti ini dapat di adopsi kedalam program kegiatan kuliah pengabdian masyarakat apalagi para aktornya adalah para pemikir muda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

  1. Pengembangan Masyarakat Lokal
Pengembangan masyarakat lokal secara mandiri adalah model pengembangan masyarakat dimana masyarakat setempat sebagai pelaku utamanya, model ini peran seorang fasilitator hampir tidak ada, meskipun ada orang yang menjadi fasilitator sifatnya hanya untuk konsultasi dan hal – hal teknis sedangkan untuk perencanaan dan pelaksanaan pengembangan dan pembangunan sepenuhnya di rancang dan dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Masyarakat type ini tentu sudah memiki kualitas sumber daya dan pemahaman yang lebih baik serta lebih mandiri


Dalam proses pelaksanaan pengembangann masayrakat atau community development memilki karakterisitik yang perlu di pahami, secara general karakteristiknya adalah :
1.  Proses akar rumput. Kenapa di sebut dengan proses akar rumput karena memang prosesnya melibatkan masyarakat kalangan paling bawah yang selama ini kurang di maksimalkan peranananya dalam proses perencanaan pembangunan. Istilah akar rumput sendiri sering di maknai sebagai gerakan politik masyarakat kalangan paling bawah dalam membangun kekuatan guna mempengaruhi kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginanya.

2.  Pengembangan keswadayaan menjadi ciri khas dari proses pegembangan yang di lakukan masyarakat tersebut


3.   Adanya komunitas pembelajar yaitu proses dimana masyarakat belajar untuk lebih mandiri dalam menentukan perencanaan pengembangan yang mereka butuhkan dengan bantuan aktor dari luar. Aktor ekternal atau yang lebih di kenal dengan sebuatan fasilitator terus berupaya mendorong masyarakat setempat untuk lebih mandiri seperti penguatan modal yang mereka miliki, pengertian modal disini adalah modal dalam makna yang seluasnya – luasnya, pengembangan keswadayaan dimana kesemuanya bertujuan untuk keseimbangan ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya serta kemandirian masyarakat setempat. 
Share:

Populer