Catatan Pribadi

Dasar - Dasar Pemahaman Tentang Fasilitasi


Untuk melakukan pendampingan terhadap sebuah kelompok masyarakat maka dibutuhkan pengetahuan dasar tentang bagaimana mendampingi sebuah kelompok masyarakat. Berikut ini adalah beberapa pengetahuan dasar tentang bagaimana mendampingi sebuah kelompok masyarakat :

1.  PEMAHAMAN TENTANG FASILITASI
Fasilitasi merupakan suatu kegiatan yang menjelaskan pemahaman, tindakan, keputusan yang di lakukan oleh seseorang bersama satu kelompok untuk mempermudah proses yang di lakukan. Fasilitasi berasal dari kata kata Facile, Bahasa Perancis dan Facilis, Bahasa Latin) artinya mempermudah (to facilitate = to make easy). Dalam beberapa definisi dikatakan bahwa mempermudah adalah membebaskan kesulitan dan hambatan, membuatnya menjadi mudah, mengurangi pekerjaan, membantu. Fasilitasi sangat bermanfaat untuk pendampingan kelompok masyarakat dalam memecahkan persoalan – persoalan yang mereka hadapi. Prinsip dasar fasilitasi adalah harus di lakukan dengan sungguh – sungguh dan sepenuh hati.
Sedangkan orang yang memfasilitasi di sebut dengan fasilitator, sebutan lain untuk seorang fasilitator adalah Pamong belajar, Petugas lapangan, Pendamping masyarakat, Fasilitator masyarakat, Pengorganisir masyarakat

Secara garis besar tugas seorang fasilitator adalah:
a.  Tugas Fasilitator Masyarakat
1.   Tugas Fasilitasi; membangun proses bersama masyarakat
2.   Tugas Pembelajaran; memberi masukan kepada masyarakat
3.   Tugas Penghubung; membangun relasi bagi masyarakat
4.   Tugas Teknis; mengelola tahapan program
b.    Tugas Fasilitasi
1. Pengembangan sosial
2. Menengahi (mediasi) dan berunding (negosiasi)
3. Memberi dukungan
4. Membangun konsensus
5. Memfasilitasi kelompok
6. Memanfaatkan sumberdaya dan keterampilan lokal
7. Pengorganisasian

c.     Tugas Pembelajaran
1.           Penyadaran kritis
2.           Memberi informasi
3.           Berhadapan (konfrontasi) dengan pelanggaran prinsipiil
4.           Menyelenggarakan pelatihan

d.    Tugas Penghubung
1. Menghubungkan dengan sumberdaya
2.  Advokasi
3.  Menggunakan media
4.  Mengembangkan jaringan
5. Mengembangkan proses pertukaran pengetahuan dan 
    pengalaman

e.     Tugas Teknis
1.   Mengumpulkan dan menganalisa data
2.   Melakukan presentasi (tertulis atau lisan)
3.   Membantu pengelolaan program
4.   Membantu pengelolaan keuangan


f.      Kemampuan
Kemampuan dasar yang harus ada pada seorang fasilitator adalah:
1.   Sifat/ Kepibadian
Kesetiaan, semangat, komitmen, sabar, kepribadian terbuka, empati, dll
2.   Ketrampilan
Membangun struktur kelompok, diskusi, negosiasi, melatih, menganalisa, komunikasi, dll

g.     Manfaat fasilitasi
1. Meningkatkan efektivitas pertemuan
2. Mendorong komunikasi yang produktif
3. Meningkatkan teamwork
4. Menyelesaikan konflik alami
5. Kapitalisasi sinergi
6. Meningkatkan keterlibatan semua anggota kelompok
7. Keputusan yang bertanggung jawab

h.    Sebuah fasilitasi tidak akan bermanfaat jika
1.   Terlalu banyak atau terlalu sedikit rapat
2.   Banyak diskusi tanpa solusi yang cerdas
3.   Tujuan kelompok tidak jelas
4.   Fokusnya selalu bergeser
5.   Dominasi beberapa orang
6.   Perbedaan dan konflik personal
7.   Kelemahan kepemimpinan




2.  PEMAHAMAN TENTANG METODE PARTISIPATIF

Trend pembangunan bottom up sangat menuntut keterlibatan masyarakat dalam merencanakan pembangunan di wilayahnya dalam bentuk kegiatan swadaya oleh masyarakat sendiri dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial dan budaya. Metode partisipatif merupakan sebuah tawaran menuju keberlanjutan dan kemandirian program bersama masyarakat

Ada beberapa type partisipasi di antaranya adalah:
1.   Partisipasi Teknis yaitu keterlibatan masyarakat dalam
    kegiatan pengembangan masyarakat
2.   Partisipasi semu yaitu keterlibatan masyarakat dalam kegiatan praktis pengembangan masyarakat yang didominasi kelompok elit untuk kepentingan orang luar, masyarakat hanya obyek
3.   Partisipasi asli yaitu keterlibatan masyarakat dalam proses 
    perubahan dengan pengembangan kekuasaan dan kontrol lebih besar untuk melakukan pilihan kegiatan. 


Tujuan dari partisipasi dalam kaitanya dengan pemberdayaan adalah sebagai alat kontrol terhadap sumber kekuasaan oleh masyarakat bukan oleh orang luar dengan melibatkan masyarakat dalam pemerintahan dan pengambilan keputusan di tingkat lokal, untuk mendorong hal ini di butuhkan penguatan lembaga lokal oleh masyarakat yang dapat mempengaruhi kebijakan politik formal.




3.  PEMAHAMAN TENTANG PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Salah satu faktor yang mendukung kesuksesan proses fasilitasi bahwa aktor ekternal atau team kerja sosial dari luar harus memahami dan menyadari bahwa proses pembelajaran orang dewasa tentu berbeda proses dan cara transfer pengetahuanya dengan metode – metode mengajar di sekolah dan di kampus.

Proses pembelajaran yang di lakukan adalah proses pembelajaran orang dewasa dengan metode andragogy. Andragogy berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni Andra berarti orang dewasa dan agogos berarti memimpin. andragogi kemudian dirumuskan sebagai "Suatu seni dan ilmu untuk membantu orang dewasa belajar". dengan prinsip – prinsip sebagai berikut:

1.   Andragogy tidak mengenal batasan waktu maupun sumber
    belajar
2.   Andragogy menggunakan multi-way learning
3.   Andragogy menggunakan two-way communication
4.   Andragogy belajar dari pengalaman - pengalaman yang dimiliki
    para peserta
5.   Teori-teori yang dikembangkan berbasis pada temuan-temuan 
    peserta

Untuk menciptakan proses pembelajaran dan transfer pengetahuan yang baik kepada kelompok masyarakat maka harus di ciptkan sebuah kondisi yang sesuai misalnya :

1.   Tidak Mengancam, Saling Menghargai
2.   Menerima Orang Lain Apa Adanya, Tidak    Menghakimi
3.   Mengijinkan Orang Untuk Berbuat Salah
4.   Menganggap Perbedaan Adalah Hal Positif
5. Hangat, Terbuka Sehingga Orang Tidak Takut
    Mengekspresikan Pendapat, Perasaan, Keyakinan
6.   Ingat pesertanya bukan anak – anak tapi orang dewasa dengan berbagai karakter dan jenjang umur.


Demikian dasar – dasar tentang pengetahuan fasilitasi dan diharapkan tetap mencari tambahan referensi lain agar menambah khasanah pengetahuan dan wawasan. Semoga bermanfaat. Terimakasih



Share:
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Populer